Di bawah cahaya kota yang temaram
Bayangmu terukir di kaca jendela
Hujan turun pelan membisikkan rindu
Seperti nadiku menyebut namamu
Tak perlu kata, cukup matamu berbicara
Di antara bising dunia, hanya kau dan aku
Cinta tanpa akhir, mengalir seperti sungai
Melewati malam, menyapu sepi di hati
Jika esok dunia berubah warna
Aku tetap di sini, genggam erat tanganmu
Langkah kita terukir di trotoar malam
Angin membawa kisah kita yang abadi
Lampu jalan menari, seperti mengerti
Bahwa cinta ini tak akan pudar
Jika waktu berhenti, aku tetap mencintaimu
Dari senja hingga fajar, kau dan aku
Cinta tanpa akhir...
Kita melangkah bersama, dalam kota yang tak pernah tidur
Di bawah cahaya kota yang temaram
Bayangmu terukir di kaca jendela
Hujan turun pelan membisikkan rindu
Seperti nadiku menyebut namamu
Tak perlu kata, cukup matamu berbicara
Di antara bising dunia, hanya kau dan aku
Cinta tanpa akhir, mengalir seperti sungai
Melewati malam, menyapu sepi di hati
Jika esok dunia berubah warna
Aku tetap di sini, genggam erat tanganmu
Langkah kita terukir di trotoar malam
Angin membawa kisah kita yang abadi
Lampu jalan menari, seperti mengerti
Bahwa cinta ini tak akan pudar
Jika waktu berhenti, aku tetap mencintaimu
Dari senja hingga fajar, kau dan aku
Cinta tanpa akhir...
Kita melangkah bersama, dalam kota yang tak pernah tidur
Di bawah cahaya kota yang temaram
Bayangmu terukir di kaca jendela
Hujan turun pelan membisikkan rindu
Seperti nadiku menyebut namamu
Tak perlu kata, cukup matamu berbicara
Di antara bising dunia, hanya kau dan aku
Cinta tanpa akhir, mengalir seperti sungai
Melewati malam, menyapu sepi di hati
Jika esok dunia berubah warna
Aku tetap di sini, genggam erat tanganmu
Langkah kita terukir di trotoar malam
Angin membawa kisah kita yang abadi
Lampu jalan menari, seperti mengerti
Bahwa cinta ini tak akan pudar
Jika waktu berhenti, aku tetap mencintaimu
Dari senja hingga fajar, kau dan aku
Cinta tanpa akhir...
Kita melangkah bersama, dalam kota yang tak pernah tidur